Wednesday, 27 April 2016

Edmodo untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Edmodo adalah sebuah platform pembelajaran sosial untuk guru/dosen, siswa/mahasiswa maupun untuk orang tua/wali yang dikembangkan pada akhir 2008 oleh Nic Borg dan Jeff O’Hara yang merasakan kebutuhan untuk berkembang di lingkungan sekolah/kampus untuk mencerminkan bahwa dunia yang semakin global dan terhubung,  maka keduanya menciptakan sebuah alat/aplikasi yang dapat menutup kesenjangan antara bagaimana siswa/mahasiswa menjalani kehidupan mereka dan bagaimana mereka belajar di sekolah/kampus, untuk itulah maka Edmodo ada.
Edmodo dibuat sebagai sebuah platform pembelajaran jejaring sosial untuk guru/dosen, siswa/mahasiswa, dan orang tua/wali. Edmodo dirancang untuk membuat siswa/mahasiswa bersemangat dalam belajar di lingkungan yang lebih akrab.  Di dalam Edmodo, guru / dosen  dapat melanjutkan diskusi kelas online, memberikan polling untuk memeriksa pemahaman siswa/mahasiswa, dan lencanapenghargaan kepada siswa/mahasiswa secara individual berdasarkan kinerja atau perilaku.
Pada Edmodo, guru/dosen berada di tengah-tengah jaringan yang kuat yang menghubungkan guru/dosen kepada siswa/mahasiswa, administrator, orang tua/wali, dan penerbit/buku. Jaringan ini merupakan permukaan sumber daya terbaik di dunia dan alat-alat, yang menyediakan blok bangunan pendidikan yang berkualitas tinggi.
Edmodo memudahkan untuk melacak kemajuan siswa/mahasiswa. Semua nilai danrencana belajar ditugaskan atau diberikan melalui Edmodo disimpan dan mudah diakses.Guru/dosen bisa mendapatkan masukan dari ruang kelas melalui reaksisiswa/mahasiswa untuk kuis, tugas, dan posting diskusi yang menangkap pemahaman,kebingungan, atau kefrustrasian siswa/mahasiswa.
Permukaan Edmodo yang menarik, mudah menggunakan aplikasi yang personalisasipembelajaran untuk setiap siswa/mahasiswa. Aplikasi ini membantu guru/dosen untuk memperkuat rencana pelajaran/perkuliahan mereka dengan mengintegrasikan denganEdmodo, yang memberikan semua konten digital dalam satu tempat.
Edmodo menggunakan desain yang mirip dengan Facebook, dan menyediakanguru/dosen dan siswa/mahasiswa tempat yang aman untuk menghubungkan,berkolaborasi dan berbagi konten. Guru/dosen juga dapat mengirim nilai, tugas dan kuis untuk siswa/mahasiswa. Siswa/mahasiswa dapat mengajukan pekerjaan rumah dan melihat nilai-nilai mereka dan komentar guru/dosen mungkin telah diposting tentangtugas mereka. Guru/dosen juga dapat membuat jajak pendapat dan topik posting untuk diskusi di kalangan siswa/mahasiswa. Guru/dosen dapat membedakan dan menciptakan belajar mandiri melalui penciptaan sub–kelompok dalam kursus. Setelah setiap periodekursus selesai, guru/dosen menutup keluar jaringan dan menciptakan yang baru untuk kursus berikutnya. 
Seiring dengan skenario pembelajaran yang tercantum di atas, pendidikan situs jejaring sosial, seperti Edmodo, menawarkan kesempatan unik untuk terhubung dengan siswa dan membantu mereka menciptakan norma-norma dan merefleksikan bagaimana tindakan online yang berbeda akan diinterpretasikan. Edmodo menawarkan pendidikmempunyai kesempatan untuk memulai dialog yang memenuhi siswa/mahasiswa denganpengalaman mereka untuk memeriksa secara kritis penggunaan jaringan sosial dan etis penggunaan media dan format online.
Dalam upaya untuk mencegah orang luar bergabung dengan jaringan sekolah/kampus,Edmodo menyediakan kode khusus untuk sekolah/kampus dan kelas. Kode-kode inidiberikan kepada siswa/mahasiswa dan diperlukan untuk bergabung dengan kelompok.Perusahaan ini baru-baru ini meningkatkan keamanan layanan Edmodo dengan menerapkan perlindungan injeksi SQL untuk mencegah akses tidak sah ke sumber dayawebsite dan database.Edmodo menyediakan 4 pilihan fitur untuk mendaftar: 1. I’m a Teacher : untuk guru 2. I’m a Student : untuk murid 3. I’m a Parent : untuk orang tua 4. School&District : untuk menghubungkan sekolah kita ke Edmodo. Bagi guru/dosen, akan disediakan beberapa fitur yang mendukung pembelajaran, diantaranya adalah Note, Alert, Assignment, Quiz, Poll. Penggunaan masing-masing fitur ini bisa langsung diterbitkan dan bisa juga kita atur waktu kapan akan diterbitkannya.Uniknya, bagi murid/mahasiswa dan orang tua/wali, baru akan bisa mendaftar di Edmodo ini setelah mendapat group code dari guru/dosen setelah menciptakan kelas. Keren ya? Jadi tidak bisa sembarang orang join atau bergabung di kelas yang guru/dosen ciptakan meskipun saling terkoneksi.
Kenapa Menggunakan Edmodo?
“Learn anywhere. Stay connected to your classroom, collaborate, and share content from your mobile device.” Pembelajaran bisa dilakukan di mana saja, kapan saja dan dapat dilakukan dari device apa saja yang mendukung.
Edmodo juga aman. Aman karena target pembelajarannya hanya tertuju ke siswa/mahasiswa, kelas atau orang tua/wali yang kita tandai saja. Yang tidak kita tandai tidak dapat melihat.
Untuk melihat dan implementasi lebih detail tentang Edmodo ini, silahkan lihat di kolom Artikel dan Jurnal Ilmiah Asep Jalaludin di weblog ini di : 
https://jalaludinweb.wordpress.com/artikel-dan-jurnal-ilmiah/

Tuesday, 26 April 2016

Lulusan Kampus Hanya 7 Persen …

Indonesia Belum Siap Hadapi MEA

CIKARANG PUSAT – Dalam menghadapi MEA ini Indonesia belum mempersiapkan secara total, sudah tahu ada ancaman, namun tidak menyiapkan ke mana arahnya. Pada saat MEA tersebut, akan tercipta integrasi 10 negara Asia Tenggara dalam suatu kawasan ekonomi eksklusif, salah satunya mencetak 21.880 tenaga kerja industri terampil dan kompeten untuk menghadapi persaingan di sektor industri.
Dosen Profesional IT dan Manajemen Kampus STMIK MIC Cikarang, Asep Jalaluddin mengatakan secara umum ada dua bidang yang jadi fokus. Pertama, bidang perdagangan barang dan bidang perdagangan jasa.
“Tantangan bidang jasa lebih berat ketimbang barang, Apalagi kita dihadapi pada SDM yang minim dan jumlah pengangguran yang terselubung, juga rendahnya jumlah wirausahawan baru,” jelas Asep kepada KBE
Asep juga menambahkan, pekerja Indonesia juga didominasi oleh pekerja tak terdidik sehingga produktivitas tenaga kerja menjadi rendah.Selain itu juga ketidaksesuaian antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.
Dia menjelaskan, Indonesia menempati peringkat pengangguran tertinggi dari 10 negara anggota ASEAN. Bahkan berdasarkan data dari ASEAN Productivity Organization (APO), dari 1000 tenaga kerja Indonesia, hanya 4,3 persen yang terampil. Sedangkan Philipina, 8,3 persen, Malaysia, 32,6 persen dan Singapura, 34,7 persen, Tragisnya, tenaga kerja Indonesia didominasi  lulusan SD (80 persen) dan hanya 7 persen lulusan Perguruan Tinggi …

Untuk lebih detailnya silahkan baca sumber di bawah ini !

Monday, 25 April 2016

Mata Kuliah Mobile Computing

Mobile Computing merupakan kemampuan teknologi untuk menghadapi perpindahan/pergerakan manusia dalam penggunaan komputer secara praktis. Dari pengertian ini kita dapat menyimpulkan bahwa Mobile Computing saat ini memang sangat dibutuhkan, mengingat kebutuhan penggunaan komputer saat ini pun sangat tinggi, sehingga penggunaan Mobile Computing dapat memudahkan para pemakai komputer dalam melakukan segala aktifitasnya dengan menggunakan komputer.
Definsi lainnya :
1. Mobile computing merupakan paradigma baru dari teknologi yang mampu melakukan komunikasi walaupun user melakukan perpindahan.
2. Merupakan kemajuan teknologi komputer, sering disebut sebagai mobile computer (portable computer) yang dapat berkomunikasi dengan jaringan tanpa kabel (nirkabel).
3.   Merupakan sekumpulan peralatan(hardware), data, dan perangkat lunak aplikasi yang bermobilisasi/berpindahlokasi.
4.   Merupakan kelas tertentu dari system terdistribusi dimana beberapa node dapat melepaskan diri dari operasi terdistirbusi, bergerak bebas, dan melakukan koneksi kembali pada jaringan yang berbeda.
5. Tidak sama dengan wireless computing. Dari definisi diatas kita dapat memahami mengapa kita membutuhkan mobile computing. Kata kuncinya adalah kita manusia dinamis yang senantiasa bergerak dan berkembang dari satu keadaan ke keadaan yang lain. Sehingga membutuhkan suatu device yang mampu mengikuti pergerakan kita. Bergerak disini dilihat dari dua sisi yaitu orang dan device.
Orang bergerak
– Perpindahan posisi geografis
– Perpindahan jaringan komunikasi
– Perpindahan peralatan komunikasi
– Perpindahan antara aplikasi
Device bergerak
– Perpindahan posisi geografis
– Perpindahan jaringan komunikasi.

Untuk materi lebih detail silahkan klik disini (android):

Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen (SIM)

Istilah Sistem Informasi Manajemen (SIM) telah banyak didefinisikan oleh para ahli manajemen dan komputer dengan cara pandang ang berbeda-beda. Istilah SIM telah dikenal sejak tahun 1960-an. Konsep SIM saat itu berkembang seiring dengan perkembangan penggunaan teknologi komputer. Saat itu, perkembangan teknologi komputer telah memberikan kesadaran baru bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk menghasilkan informasi yang dapat digunakan sebagai alat pengambilan keputusan manajemen. Dalam hal ini, pemahaman tentang istilah SIM akan diperoleh dengan cukup baik apabila mampu memahami sistem, informasi dan manajemen.  Itilah sistem Informasi Manajemen sebenarnya terdiri atas tiga kata kunci, yaitu sistem, informasi, dan manajemen. Sistem informasi manajemen dapat didefinisikan sebagai sekumpulan subsistem yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama dan membentuk satu kesatuan, saling berinteraksi dan bekerja sama antara bagian satu dengan yang lainnya dengan cara-cara tertentu untuk melakukan fungsi pengolahan data, menerima masukan (input) berupa data, kemudian mengolahnya (processing), dan menghasilkan keluaran (output) berupa informasi sebagai dasar bagi pengambilan keputusan yang berguna dan mempunyai nilai nyata yang dapat dirasakan akibatnya baik pada saat itu maupun dimasa mendatang, mendukung kegiatan operasional, manajerial, dan strategis organisasi, dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada guna mencapai tujuan.
Untuk materi lengkap bisa download di link:SIM.Pdf,Metode_Perancangan&Pengembangan_SIM,SIM-SP.Pdf , Buku_SIM, …, etc